Tips Cara Terapi Musik Untuk Ibu Hamil

  • BERANDA
  • SITEMAP
  • GAYA HIDUP
  • OBAT ALAMI
  • TIPS
    • Sehat
    • Diet
    • Cara
Home » perawatan bayi dan balita » Tips Ibu Hamil » Tips Cara Terapi Musik Untuk Ibu Hamil

Tips Cara Terapi Musik Untuk Ibu Hamil

Musik telah terbukti mampu memberi pengaruh bagi kehidupan manusia, terutama kesehatan. Oleh karena itu musik telah banyak digunakan sebagai alat bantu terapi kesehatan, termasuk kesehatan ibu hamil  dan janinnya. Berdasarkan beberapa penelitian para ahli dari berbagai belahan dunia, penerapan terapi musik sangat banyak memberikan manfaat bagi ibu hamil dan janinnya.


Beberapa manfaat positif dari penerapan terapi musik kepada ibu hamil, di antaranya adalah mampu memberikan rasa rileks dan ketenangan, membantu mengatasi masalah tidur, menurunkan tekanan darah, mampu memberikan efek menenangkan pada janin, meningkatkan hubungan emosional ibu dan janin, memberikan stimulus pada janin, merangsang pertumbuhan janin selama dalam kandungan terutama perkembangan otak  janin dan lain sebagainya.

Karena manfaat tersebutlah, banyak para ahli atau dokter kandungan menyarankan para ibu hamil melakukan terapi musik secara rutin selama masa kehamilannya. Lalu bagaimana caranya? Berikut akan diberikan beberapa cara terapi musik untuk ibu hamil :

1.    Sang ibu mendengarkan sendiri secara langsung
Dalam melakukan terapi  musik, ibu hamil bisa mendengarkan musik secara langsung dan sendirian dengan menggunakan headset atau speaker kecil di suatu ruang yang tenang dan nyaman dalam mendengarkan musik. Di sini ibu hamil hamil sebaiknya dalam posisi terbaring atau duduk menyender dengan rileks sambil mendengarkan musik. Lakukan terapi musik ini selama sekitar 30 menit setiap harinya.

2.    Sang ibu mendekatkan atau menempelkan headset ke bagian perutnya
Tahap ini bisa dilakukan secara bergantian dengan sang ibu. Sehabis ibu mendengarkan sendiri musik di telinganya, pindahkan headset dan tempelkan ke bagian perut dengan maksud agar janin ikut mendengarkan suara musik secara fokus. Bila janin sudha berumur lebih dari 5-6 bulan, biasanya ada sedikit pergerakan dari dalam perut sebagai respon positif dari janin. Lakukan lah secara telaten dan rutin selama 30 menit setiap harinya.

3.    Menghindari musik jenis keras atau berat
Musik yang digunakan untuk terapi  musik pada ibu hamil tentu saja tidak boleh sembarang musik. Musik keras seperti genre rock/metal dan hip hop tentu sangat tidak disarankan dalam terapi ini, tetapi bukan bukan berarti tidak dibolehkan. Hanya saja lebih disarankan memilih musik klasik yang bernuansa lembut, seperti bethoven atau mozart atau yang lainnya. Pemilihan musik ini bisa divariasikan dengan mendengarkan murattal atau nasyid bagi ibu hamil yang muslim.     

4.    Mengatur volume secara sesuai
Mendengarkan volume yang terlalu keras tentu sangat tidak baik bagi pendengaran, terutama pendengaran sang ibu hamil yang rata-rata bertambah peka dan juga janinnya. Untuk itu, atur volume suara musik yang sedang saja demi kesehatan ibu hamil dan janinnya.

Itulah beberapa tips tentang cara terapi musik untuk ibu hamil dalam artikel ini. Selamat menerapkannya ya ladies!
Diposting oleh REV di 23.51 Tidak ada komentar:
Label: perawatan bayi dan balita, Tips Ibu Hamil
Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

Popular Post

  • Cara Hitung Rumus Penting Peternakan Ayam Broiler
    Cara Hitung Rumus Penting Peternakan Ayam Broiler
    Dalam dunia usaha peternakan ayam broiler, pengetahuan dalam menghitung rumus rumus teknis pemeliharaan dan produksi ternak ayam broiler mut...
  • Inilah 19 Artis Indonesia dengan Tahi Lalat di Wajah
    Inilah 19 Artis Indonesia dengan Tahi Lalat di Wajah
    Apa arti tahi lalat bagi anda? Mungkin sebagian dari anda menganggap tahi lalat tidak ada artinya apa-apa, tidak bermakna apa-apa. Tetapi b...
  • Cara Mudah Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran Dengan Cepat dan Mudah
    Cara Mudah Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran Dengan Cepat dan Mudah
    Cara Mudah Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran dengan Cepat dan Mudah - Lebaran sudah berakhir, dan makanan-makanan bersantan kental  plus ...
  • Cara Alami Mengusir & Mencegah Kucing Liar Masuk Rumah
    Cara Alami Mengusir & Mencegah Kucing Liar Masuk Rumah
    Mengusir kucing liar - Banyak orang suka dengan kehadiran kucing yang lucu, jinak dan bersih. Namun sebagian lain tidak suka melihat kucing...
  • Manfaat Daun Melati Untuk Obat Tradisional Demam Berdarah
    Manfaat Daun Melati Untuk Obat Tradisional Demam Berdarah
    Melati putih merupakan jenis tumbuhan dengan daun majemuk menyirip ( pinnatus ). Manfaat daun melati bagi kesehatan diantaranya bisa menyem...
  • Percaya Atau Tidak, Tanaman Ini Bisa Mengobati 20 Macam Penyakit Sekaligus!!
    Percaya Atau Tidak, Tanaman Ini Bisa Mengobati 20 Macam Penyakit Sekaligus!!
    Air tanaman adalah air dari hati batang pisang yang sangat mudah kita temukan disekitar kita. Biasanya yang sering dimanfaat untuk dimakan a...
  • RAMUAN TRADISIONAL (HERBAL) UNTUK MENGOBATI PENYAKIT ASMA
    RAMUAN TRADISIONAL (HERBAL) UNTUK MENGOBATI PENYAKIT ASMA
    RAMUAN HERBAL UNTUK MENGATASI PENYAKIT ASMA Penyakit asma bukan termasuk penyakit menular. Penyakit asma merupakan penyakit kronis yang memi...
  • Inilah Bahaya Yang Mengintai Bagi Perokok Pasif
    Inilah Bahaya Yang Mengintai Bagi Perokok Pasif
        Bahaya Perokok Pasif . Perokok pasif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menggambarkan seseorang yang tidak merokok, namun berada ...
  • Cara Belajar Move On & Melupakan Hubungan Masa Lalu
    Cara Belajar Move On & Melupakan Hubungan Masa Lalu
    Move on dan melanjutkan hidup - Setiap orang akan berbeda pandangan ketika mereka putus hubungan dengan orang yang disayang, ada yang dapat...
  • Cara Cepat Menguruskan Badan Secara Alami Dengan Teh Melati
    Cara Cepat Menguruskan Badan Secara Alami Dengan Teh Melati
    Cara Cepat Menguruskan Badan Secara Alami Dengan Teh Melati - Ada banyak sekali cara menurunkan berat badan secara alami dan sehat . Nah, s...

© INTIPS SEHAT All Right Reserved Empowered by Suryadillaga Powered by Blogger.com.