Panduan Cara Pemeriksaan Fisik untuk Ibu Hamil

  • BERANDA
  • SITEMAP
  • GAYA HIDUP
  • OBAT ALAMI
  • TIPS
    • Sehat
    • Diet
    • Cara
Home » perawatan bayi dan balita » Tips Ibu Hamil » Panduan Cara Pemeriksaan Fisik untuk Ibu Hamil

Panduan Cara Pemeriksaan Fisik untuk Ibu Hamil

Seorang ibu hamil harus dipastikan kesehatannya terjaga dengan baik. Oleh karena itu, pemerisaan fisik pada ibu hamil perlu dilakukan. Kesehatan seluruh bagian tubuh ibu hamil memang sangat penting. Seorang ibu hamil harus sehat dan kondisi tubuhnya terjaga sepanjang kehamilan karena kesehatannya juga akan mempengaruhi kondisi kesehatan janin yang dikandungnya. Oleh karena itu, jika seorang ibu menderita sakit, maka hal itu juga akan berpengaruh kepada kondisi kesehatan janin yang dikandungnya.

Karenanya, pemeriksaan fisik memang sangat penting untuk para ibu hamil. Pemeriksaan oleh dokter kepada seluruh tubuh sang ibu hamil akan sangat baik. Apalagi, dengan adanya pemeriksaan fisik, dokter bisa mengetahui bagaimana kondisi sang ibu dan juga kondisi sang janin. Ibu hamil memang perlu rutin melakukan pemeriksaan fisik untuk terus mengetahui perkembangan kehamilannya.

Langkah Pemeriksaan Fisik Ibu Mengandung


Selama masa kehamilan, kondisi sang ibu dan juga janin yang dikandungnya merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Berikut ini tujuh cara pemeriksaan fisik untuk ibu hamil:

1. Kepala dan wajah
Pemeriksaan kepala dan wajah juga meliputi keadaan kepala, kuliyt kepala, warna rambut, mata, hidung, telinga, mulut, dan bagian kepala/wajah lainnya. Pemeriksaan biasanya untuk melihat pembengkakan, kelembaban, lesi, dan edema.

2. Pemeriksaan vital
Pemeriksaan ini meliputi tanda-tanda vital seperti pernafasan, denyut nadi, suhu, dan juga tekanan darah. Pemeriksaan ini untuk melihat bagaimana kondisi sang ibu hamil.

3. Leher
Pemeriksaan pada leheri biasanya meliputi pemeriksaan kelenjar thyroid dan kelenjar limfe. Biasanya pemeriksaan bertujuan untuk mencari pembengkakan, pembesaran, mobilitas kedua kelenjar tersebut.

4. Dada
Pemeriksaan dada meliputi daerah payudara dan juga daerah ketiak. Hal ini dilakukan untuk melihat perkembangan bentuk dada terutama bagian payudara, ada atau tidaknya benjolan di ketiak bagian kelenjar getah bening.

5. Abdomen
Pemeriksaan abdomen dilakukan di sekitar bagian perut. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahuo letak posisi bayi dan juga dapat mengetahui kondisi denyut jantung janin.

6. Punggung
Pemeriksaan pada punggung untuk melihat apakah ada atau tidak kelainan pada spina. Selain itu juga untuk melihat bagaimana bentuk bujur sangkar michelis.

7. Genetalia eksterna dan anus

Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan inspeksi vulva, palpasi, serta bagiaan anus bersamaan dengan pemeriksaan genetalia. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat apakah adanya benjolan atau pembengkakan di bagian kelamin, dan kelainan pada anus.

Itulah tujuh cara pemeriksaan fisik pada ibu hamil. Semoga menambah wawasan seputar kesehatan para ibu hamil. Karena kondisi kesehatan yang baik dari sang ibu dan janin sangatlah penting bagi kebahagian keluarga.

Diposting oleh REV di 16.01 Tidak ada komentar:
Label: perawatan bayi dan balita, Tips Ibu Hamil
Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

Popular Post

  • Cara Hitung Rumus Penting Peternakan Ayam Broiler
    Cara Hitung Rumus Penting Peternakan Ayam Broiler
    Dalam dunia usaha peternakan ayam broiler, pengetahuan dalam menghitung rumus rumus teknis pemeliharaan dan produksi ternak ayam broiler mut...
  • Inilah 19 Artis Indonesia dengan Tahi Lalat di Wajah
    Inilah 19 Artis Indonesia dengan Tahi Lalat di Wajah
    Apa arti tahi lalat bagi anda? Mungkin sebagian dari anda menganggap tahi lalat tidak ada artinya apa-apa, tidak bermakna apa-apa. Tetapi b...
  • Cara Mudah Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran Dengan Cepat dan Mudah
    Cara Mudah Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran Dengan Cepat dan Mudah
    Cara Mudah Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran dengan Cepat dan Mudah - Lebaran sudah berakhir, dan makanan-makanan bersantan kental  plus ...
  • Cara Alami Mengusir & Mencegah Kucing Liar Masuk Rumah
    Cara Alami Mengusir & Mencegah Kucing Liar Masuk Rumah
    Mengusir kucing liar - Banyak orang suka dengan kehadiran kucing yang lucu, jinak dan bersih. Namun sebagian lain tidak suka melihat kucing...
  • RAMUAN TRADISIONAL (HERBAL) UNTUK MENGOBATI PENYAKIT ASMA
    RAMUAN TRADISIONAL (HERBAL) UNTUK MENGOBATI PENYAKIT ASMA
    RAMUAN HERBAL UNTUK MENGATASI PENYAKIT ASMA Penyakit asma bukan termasuk penyakit menular. Penyakit asma merupakan penyakit kronis yang memi...
  • Inilah Bahaya Yang Mengintai Bagi Perokok Pasif
    Inilah Bahaya Yang Mengintai Bagi Perokok Pasif
        Bahaya Perokok Pasif . Perokok pasif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menggambarkan seseorang yang tidak merokok, namun berada ...
  • Manfaat Daun Melati Untuk Obat Tradisional Demam Berdarah
    Manfaat Daun Melati Untuk Obat Tradisional Demam Berdarah
    Melati putih merupakan jenis tumbuhan dengan daun majemuk menyirip ( pinnatus ). Manfaat daun melati bagi kesehatan diantaranya bisa menyem...
  • Cara Belajar Move On & Melupakan Hubungan Masa Lalu
    Cara Belajar Move On & Melupakan Hubungan Masa Lalu
    Move on dan melanjutkan hidup - Setiap orang akan berbeda pandangan ketika mereka putus hubungan dengan orang yang disayang, ada yang dapat...
  • Percaya Atau Tidak, Tanaman Ini Bisa Mengobati 20 Macam Penyakit Sekaligus!!
    Percaya Atau Tidak, Tanaman Ini Bisa Mengobati 20 Macam Penyakit Sekaligus!!
    Air tanaman adalah air dari hati batang pisang yang sangat mudah kita temukan disekitar kita. Biasanya yang sering dimanfaat untuk dimakan a...
  • Usir Nyamuk, Tikus, Kecoa, Semut Dengan Cara Ini
    Usir Nyamuk, Tikus, Kecoa, Semut Dengan Cara Ini
    Mengusir kecoa, nyamuk, semut dan tikus bisa dilakukan tanpa harus menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya. Kita bisa mengusir binatang-bina...

© INTIPS SEHAT All Right Reserved Empowered by Suryadillaga Powered by Blogger.com.